Saya orang yang iseng, suka tulis cerita-cerita yang ngak-ngak. Jadi klo ada kemiripan dalam cerita harap maklum, karena cerita ini berdasarkan kisah nyata.
Weekend di awal bulan Oktober gue banyak menghabiskan waktu bersama rekan-rekan dari Mio-Riders. Kali ini gue mengikuti kegiatan Mio-Riders yaitu menghadiri Anniversary JMC (Jakarta Mio Club) yang berlangsung pada tanggal 10-11 Oktober 2009. Memang sudah direncanakan rekan-rekan Mio-Riders akan menghadiri di hari kedua yaitu tanggal 11 Oktober 2009, karena kebayakan yang bisa berpartisipasi tanggal itu.

Berawal dari Senayan rekan-rekan Mio-Riders berkumpul, namun yang berkumpul cuma 5 orang tapi kami tetap berangkat menuju tempat acara yaitu di Mekarsari. Sampai disana memang kelihatannya acara sudah yang sisa-sisa, kami pun mencari alternatif untuk masuk ke lokasi wisata Taman Buah Mekarsari. Tujuannya sih memang untuk mencari tempat makan di dalam Mekarsari karena kami sampai di lokasi bertepatan dengan waktu makan siang.

Makan siang pun sudah beres saatnya untuk refreshing dengan jalan-jalan di taman wisata mekarsari. Sampai bosan muter-muter di mekarsari, kami pun menuju lokasi acara kembali untuk melihat kegiatan selanjutnya yang diselenggarakan panitia. Laporan sudah di posting pada blog MRML silahkan menuju ke TKP selamat menikmati

Libur lebaran sudah tiba banyak waktu yang bakal gue habiskan pada saat liburan nanti. Hari Pertama Lebaran Kegiatan utama pada tanggal 1 Syawal 1430 H sudah pasti shalat Ied di Masjid Nurul Iman Kompleks Dept. Keuangan Ciledug. Kemudian dilanjutkan bersilaturahmi dengan keluarga, tetangga dan teman-teman sepermainan waktu kecil dahulu. Setelah sampai dirumah gue pun beristirahat sambil menyantap makanan Lebaran yang dibuat khusus oleh mama tercinta. Santapan sudah habis beberapa menit mata terasa mengantuk dan sempat terlelap sampai jam 11.00 siang, itupun karena ada tamu keluarga yang datang dari Pondok Ranji.

Semakin siang tamu keluarga terus berdatangan hingga sore hari pukul 17:00 sudah mulai sepi dan waktu nya gue mandi. Sehabis mandi gue teringat hutang janji mau mampir kerumah teman si Johar Ardi karena tanggal 15 September 2009 baru dihadiahkan bayi laki-laki dihari ulang tahunnya. Coba hubungi teman-teman rupanya sudah sebagian pada datang menjenguk bayinya Johar Ardi, akhirnya gue datang bersama Riki M. Rizki untuk menjenguk bayi pertama dari Johar Ardi. Menjelang Mahgrib gue dan Riki M. Rizki akhirnya pulang dari kediaman Johar Ardi.

Di hari kedua Libur Lebaran gue memulai dengan bersilaturahmi kerumah Neng Efah, kira-kira jam 11:00 siang gue sampai dirumahnya dan pertama bertemu dengan Kak Yuli dan langsung salam-salam. Wah, ternyata si mom lagi tidur mungkin karena letih menjamu tamu keluarga, yang gue tahu keluarga Neng Efah adalah keluarga besar dan mayoritas tinggal disekitar rumahnya. Setelah menghabiskan waktu lebaran ke dua dirumah Neng Efah akhirnya gue pulang kerumah

Hari ke tiga Lebaran gue bergabung dengan teman-teman semasa perjuangan dalam perkuliahan untuk mengadakan "door to door" yang memang kegiatan ini sudah berjalan 6 tahun. Hampir tiap tahun kita menggunakan route standar mulai dari rumah Neng Efah kemudian secara berantai menuju rumah teman-teman yang lain. Hingga akhirnya tiba dirumah gue pukul 12:30 memang sudah di setting agar pas bisa makan siang. Setelah makan siang kami pun lanjut kerumah teman-teman yang didaerah Jakarta Barat. Terus keliling kerumah-rumah teman ada yang sedang pergi dan ada juga yang sudah memulai beraktifi dan sampai berakhir dirumah Anna di Kompleks BNI.

Liburan terus berlanjut dihari keempat dan kelima, yaitu gue pergi jalan-jalan bersama keluarga Neng Efah yaitu mom, kak yuli berserta anaknya Ifan dan Alka, kak Opih berserta suami dan anak-anaknya. Keluarga Neng Efah berencana untuk berlibur dan menginap di daerah Cibodas dengan mobil sewaan siap berangkat menuju kota tujuan. Sesampai disana kami mencari sebuah villa untuk menginap semalam, ada yang mirip asrama ada yang mirip rumah hantu dan terakhir dapat satu villa yang dekat dengan pintu masuk Taman Cibodas. Kami pun menginap di villa tersebut yang tergolong villa mewah, cos tanya-tanya sama penjaga villa mau di jual 1 millyar. Sehabis meletakkan barang-barang bawaan ke villa kami langsung menuju tempat wisata taman Cibodas, disana kami menikmati sebagian keindahan alam yang sudah dirusak oleh tangan-tangan jahil pengunjung. Setelah santai-santai mengirup udara segar akhirnya tiba waktu makan siang (emang kalo udara dingin bawaannya laper mulu). Selesai makan kami pun semua langsung bergegas ke villa untuk shalat dan beristirahat setelah lelah menempuh perjalanan. Waktu hampir menjelang sore gue ikut jalan-jalan lagi untuk nganter para keponakan Neng Efah ke taman cibodas untuk shopping oleh-oleh.

Keesokkan harinya dihari kelima Lebaran giliran mom ngajak jalan pagi. Ga tahu kenapa di Cibodas sekarang ini agak kurang dingin (mungkin AC nya belum di service) jadi jalan pagi cukup pakai celana pendek sedengkul dengan kaos tapi tetep pakai jaket karena takut masuk angin pegunungan. Kamipun memutuskan untuk masuk ke taman Cibodas namun langsung menuju pintu keluar karena tujuannya foto-foto di air mancur. Begitu sampai di air mancur dekat pintu keluar ternyata air mancurnya belum di hidupkan oleh petugas. Jadi kami pun foto-foto seadanya dengan pemandangan yang cukup indah. Bosan dengan foto-foto kami pun menuju pintu keluar, begitu kami melewati pintu keluar sudah banyak sekali warung-warung yang menjual pernak-pernik untuk oleh-oleh dari Taman Cibodas berbagai macam dijual mulai dari topi, syal, baju, jaket, celana pendek, celana panjang, sandal, kacamata, boneka, kalung, gelang dan masih banyak lagi. Sampai-sampai gue bingung ngeliatnya (ngeliat aja bingung apa lagi kalo beli).

Waktupun sudah menunjukan pukul 10:00 kami segera menuju villa untuk kembali istirahat karena jam 12:00 sudah waktunya checkout dari villa. Berhubung gue jadi drivernya jadi wajib istirahat (begitulah maksud pesan yang disampaikan oleh mom ke gue, padahal mau belajar maen billy sama om Ipan), ya sudah lah dari pada gue ngantuk dijalan dan bikin mpot-mpotan jantung orang mending gue tidur. Tiba waktunya pulang jam 11:30 kami semua beres-beres dan bersiap untuk naik-turun gunung lagi. Gue pun mempersiapkan mobil dengan menambahkan air radiator terus panasin mesin (sumpah gue panasin mesinnya ga pake maki-maki koq). Berangkatlah kami menuju rumah.. Home sweet home.. We're coming.. Oops! Dalam perjalanan sampai di Agro Wisata Gunung Mas terjadi macet total, dengar info berlaku jalur buka-tutup. Sambil menikmati macet gue menghilangkan rasa kantuk yang mulai menyerang disela-sela macet gue sempat foto-foto. Sudah 2 jam lebih kami terjebak macet akhirnya tepat pukul 3 sore jalur one way dari arah Cisarua pun diberlakukan. Jalan menuju Jakarta pun jadi lancar, dalam perjalanan turun perut si Neng Efah laper minta berhenti makan. Wah, kalo berhenti masih di jalan Raya Puncak nanti bisa kena macet total lagi. Gue kasih ide makan di daerah Bogor Kota ajah.

Akhirnya setelah selesai makan sore, kami pun segera bergegas menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan pulang menuju Jakarta. Libur Lebaran di tahun ini memang banyak menghabiskan waktu bersama kekasih hatiku memang karena sudah di booking setahun sebelumnya. Selamat Hari Raya Lebaran 2009 "Minal Aidin Wal Faidzin".
Awal libur Lebaran akan sangat terasa membosankan (terpikir dibenak). Sempat ngecek apakah ada sesuatu yang belum di urus atau di selesaikan, sampai akhirnya ada satu hal yang belum juga di urus sampai hari ini (update : sekarang udah beres ) yaitu SIM A gue belum di perpanjang masa berlakunya. Udah direncanakan dari semalam gue bakal berangkat pagi-pagi biar ga kelamaan karena antri, tapi apa daya ternyata gue bangunnya siang. Jam 07:00 baru bangun dan masih malas-malasan sampai sempat terpikir bakal membatalkan perpanjang SIM A nya (sangkin malasnya). Lagi enak meluk-meluk guling ada SMS masuk di ponsel gue, ternyata SMS dari kekasih hati ngucapin Selamat pagi dan bilang gue Cakep wah, membakar semangat banget tuh isi SMS nya sampe gue jadi pengen malu. Sempat balas-balasan SMS beberapa kali dan sempat juga ngebahas perpanjang SIM A. Akhirnya setelah di semangatin sama pacarku jadi hilang penyakit malas, gue pun langsung bergegas untuk mempersiapkan diri serta bersiap-siap berangkat menuju Kantor Polisi

Sampai di kantor Polisi seperti biasa banyak jasa pembuatan SIM ditempat yang menawarkan lebih cepat prosesnya. Gue tolak dengan senyum-senyum sambil bilang "Udah ada orang di dalam" dan apa hasilnya? Mujarab! Gue ga di tanya dan di deket-dekitin sama orang yang menawarkan jasa pembuatan SIM dengan proses cepat itu. Karena udah pengalaman waktu perpanjang masa berlaku SIM C jadi gue udah tahu prosedurnya dan intrik-intriknya. Cuma kali ini dibedakan dengan suasana kantor polisi yang sudah rapih dan bagus.

Setelah memakan waktu kira-kira 15 menit mulai dari ambil formulir sampai menunggu ambil SIM A yang sudah jadi (sendiri juga cepetkan prosesnya gak perlu dibantuin jasa orang itu) gue langsung bergegas pulang karena hari sudah mulai panas takut kehabisan ion tubuh pas di jalan gara-gara tersedot oleh teriknya matahari (maklum sedang Puasa jadi harus jaga kondisi). Perjalanan dari kantor polisi ke rumah cukup menempuh waktu 20 menit saja

Yah, akhirnya kegiatan pertama gue di awal liburan lebaran sudah selesai. Sekarang waktunya gue ke masjid mau melaksanakan ibadah shalat Jumat.
Kali ini weekend gue buka puasa bersama member MRML, memang sudah di rencankan 2 minggu yang lalu akan dilaksanakan buka puasa bersama pada saat Kopdar dan kebetulan saat itu cuma gue yang bersedia menjamu di rumah. Dua minggu berlalu dipersiapkan dengan memberikan rangkaian acara mulai dari persiapan kumpul di tempat kopdar sampai waktunya bubar gerak.

Kopdar kali ini gue menjadi tuan rumah jadi ga bisa kumpul di parkit untuk konvoi bersama karena ikut bantu mempersiapkan jamuan untuk para member MRML yang akan datang nanti. Setelah siap semuanya kira-kira pukul 15:45, gue pun bergegas siap-siap untuk menjemput kedatangan member MRML yang udah janjian bertemu di Perempatan Ciledug. Dalam perjalanan menuju Perempatan Ciledug gue di hubungi bro Fahmi kalau dia sudah berada di lokasi titik pertemuan bersama bro Wafi. Kira-kira 5 menit dari rumah sampai di perempatan Ciledug dan ternyata gue ga menemukan bro Fahmi dan bro Wafi di perempatan ciledug, senjata yang paling ampuh adalah telepon mereka. Ternyata mereka menunggu di Perempatan Ciledug yang dari Arah Tangerang, sedangkan gue udah clingak..clinguk di perempatan ciledug yang dari arah Kebayoran Lama.

Setelah bertemu dengan bro Fahmi dan bro Wafi di peremapatan Ciledug, selanjutnya menunggu rombongan yang dari Senayan (tempat kopdar). Sudah hampir 2 jam akhirnya rombongan sampai di perempatan Ciledug dan kami pun beriring-iringan menuju rumah gue. Saat menuju kerumah gue ternyata banyak halangan dan rintangan, rombongan terjebak macet total yang disebabkan pengendara lalulintas di sekitar Karang Tengah yang tidak teratur.

Hampir 1 jam terjebak macet akhirnya sampai juga di kediaman orang tua gue. Motor para rombongan di parkir dekat lapangan Volly. Kami pun langsung menyantap hidangan buka puasa, walaupun sudah buka di jalan dengan sebotol air meneral rame-rame (brotherhood banget dah) akhirnya dahaga pun bisa dihilangan.

Selanjutnya pembahasan kopdar MRML yang sudah dilaporkan pada blog MRML, bisa dibaca disini
We are the Champions lagu yang terdengar setelah berakhirnya pertandingan Final antara Juara bertahan tahun 2008 De'Gagoe FC vs Team Perwakilan dari panitia (susah nama teamnya), kemenagan tahun ini dicapai dengan susah payah oleh kami dengan kondisi team De'Gagoe FC yang kekurangan pemain pada babak penyisihan terakhir hingga semifinal. Pemain yang turun pada babak penyisihan Danu, Aris, Are, Papin dan Indra (Ucin) mampu bermain maksimal. Dengan ditandai pada babak penyisihan De'Gagoe FC menang tipis dari perwakilan RT. 08 yang di komandani oleh Bapa (Jepang) dengan skor 3:2 untuk De'Gagoe FC dan menjadi Juara Grup setelah 1 (satu) hari sebelumnya mengalahkan 2 (dua) Team lainnya di Grup B.

Setelah diberikan waktu istirahat beberapa jam kami bertanding untuk menghadapi babak semifinal melawan perwakilan dari Malabar mulai kick off kira-kira pukul 21:00 WIB, lawan kami kali ini mempunyai postur tubuh yang lebih besar tapi dengan menggunakan strategi-strategi yang mumpuni lawan tak berdaya menghadapi team yang berjulukan Macan Keuangan ini. Dengan kondisi pemain dari kedua team sudah kelelahan karena sebelumnya bermain disore harinya. Tapi semangat patang menyerah dan mental juara kami sedikit melupakan keletihan yang dirasakan dengan datangnya 2 (dua) orang pemain yaitu Dedi Dedy dan Toto menjadi kekuatan baru.

And than, kami pun melaju ke babak Final. Dengan kekuatan penuh De'Gagoe FC berhasil mengalahkan Team perwakilan dari panitia. Kekuatan team menjadi bertambah setelah datang 2 (dua) pemain baru lagi yang habis berlibur dari Bandung yaitu Pim-pim dan Pakong. Gol demi gol di bobol ke gawang lawan sampai peluit berakhirnya babak Final dengan skor 6:4 untuk De' Gagoe FC.

Akhirnya kami dan seluruh official team menerima hadiah yaitu berupa Tropi bergilir, Uang Tunai Rp. 300,000 dan Bola Fatsal. Persembahan dari Sponsor acara.

Kumpulan Info :

Gabung Yuk!
Subscribe to MIO-Riders

Powered by us.groups.yahoo.com

Arsipku

Kategori

About

Penulis tidak bisa menjelaskan secara detil tentang dirinya sendiri. Jadi bagi yang ingin tahu banyak tentang penulis bisa join di Friendster